FSRMM Sukseskan Tabligh Akbar dalam Rangka Memperingati Tahun Baru 1436 H


Ahad (19/10)—Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin, FSRMM Riau sukses mengadakan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru 1436 H dengan topik “Dengan Semangat Hijrah, Persiapkan Generasi Muda sebagai Pemimpin yang Amanah” yang diadakan di Masjid Muthmainnah POLDA Riau, Jalan Kartini, di belakang Rumah Sakit Bhayangkara. Acara yang dipandu oleh Bayu FSRMM ini mengundang Ustadz Abdul Somad, Lc. MA. sebagai narasumber. Beliau merupakan Ulama dan Pakar Syarah Hadits Provinsi Riau dan Dosen di Fakultas Ushuluddin UIN Sultan Syarif Kasim. Kaum muslimin dan muslimat yang berhalangan hadir tetap dapat menyimak tausiyah karena Peringatan Tahun baru Islam yang sangat istimewa ini disiarkan secara langsung di Radio IKMI FM pada frekuensi 90,8 MHz.
            Pukul 13.15 WIB acara ini dimulai dengan pembacaan ayat suci Al Qur-an oleh Ustadz Fadhli Wahyudi (Mubaligh FSRMM). Protokol kemudian menyilakan Wakil Pembina FSRMM, Ustadz Diki Gunawan Putra, untuk memberikan kata sambutan mewakili Pembina FSRMM, Ustadz drs. Nazrial, S.Si.
Dalam kata sambutan yang beliau sampaikan, Ustadz Diki FSRMM memperkenalkan kepada para peserta mengenai peran lembaga dakwah FSRMM Riau dalam pembentukan karakter pemuda muslim untuk menjadi pemimpin yang bertaqwa dengan berlandaskan Al-Qur-an dan Hadits dan pola pendidikan yang berbasis di masjid. Di balik kelancaran FSRMM dalam mengembangkan dakwah Islam, banyak peran para asatidz (guru-guru) yang amanah yang selalu membimbing pemuda FSRMM selama ini, di antaranya Ustadz Drs. Nazrial, S.Si., Ustadz H. Abdul Somad, Lc. MA., Ustadz H. Musthafa Umar, Lc. MA., Ustadz H. Syamsuddin Muir, Lc. MA., Ustadz H. Masriadi Hasan, Lc. M.Sha., dan Ustadz H. Jamhur Rahmat, Lc. MA.
Acara yang ditaja FSRMM kali ini diwarnai dengan lauching program terbaru FSRMM di akhir 1435 H, yakni “FSRMM Store” dan “FSRMM goes to School and Campus” yang akan dilakukan oleh Tim Trainer dari FSRMM. Untuk FSRMM goes to School and Campus sebenarnya telah dimulai sejak tahun 2011, di antaranya pembinaan remaja STIKes Hangtuah, SMAK Abdurrab, SMK Kehutanan, dan SMPN 22 Pekanbaru. Para peserta kemudian disuguhkan tayangan video tampilan karya Tim Kreatif FSRMM sebagai bahan pengantar kepada topik yang akan dibahas. Alhamdulillah, para peserta tampak semakin antusias dalam mengikuti jalannya acara.
Dengan topik “Dengan Semangat Hijrah, Persiapkan Generasi Muda sebagai Pemimpin yang Amanah”, Penasihat FSRMM yang juga merupakan anggota Komisi Fatwa MUI Kota Pekanbaru tersebut menyampaikan bahwa betapa pentingnya membina para pemuda untuk menjadi pemimpin yang amanah dengan pola pendidikan yang telah Rasulullah Saw. ajarkan, yakni bersumber dari Al Qur-an dan Hadits. Untuk mewujudkan hal ini tentu tidak sesingkat yang dipikirkan, akan tetapi butuh waktu dan proses yang panjang serta dukungan dari berbagai pihak. Atas dasar inilah lembaga dakwah FSRMM hadir di tengah masyarakat untuk membina generasi muda dengan berbasiskan di masjid dan menerapkan kurikulum pendidikan Rasulullah Saw., membangkitkan semangat hijrah dari waktu ke waktu, untuk membentuk pemimpin-pemimpin yang amanah di masa depan. Semoga dapat kita wujudkan sosok para pemuda yang amanah terhadap segala tanggung-jawabnya. Aamiin. (red: fsrmm.com)
Registrasi peserta ikhwan

Sapaan lembut panitia terhadap peserta

Pembukaan acara oleh protokol

Tartil Quran oleh Ust. Fadhli Wahyudi

Kata sambutan oleh Wakil Pembina FSRMM

Kata sambutan oleh Wakil Pembina FSRMM

Antusiasme peserta dalam menonton video pengantar karya Tim IT FSRMM

Tausiyah oleh Ust. Abdul Somad, Lc. MA.

Peserta tampak serius dalam menyimak tausiyah

Peserta tampak serius dalam menyimak tausiyah

Antusiasme peserta terlihat saat penyampaian tausiyah


Antusiasme peserta terlihat saat penyampaian tausiyah

Sesi tanya-jawab

Doa yang dipimpin oleh Ust. Abdul Somad, Lc. MA.

FSRMM Store : Toko Online Muslim Terbesar di Riau





Alhamdulillah, bersamaan dengan acara penyambutan tahun baru Islam 1436 H
FSRMM Riau mengenalkan unit kewirausahaannya, yakni
FSRMM Store "Toko Online Muslim Terbesar di Riau"

Bagi kaum Muslimin dan Muslimat silakan mengunjungi website kami di 
www.fsrmmstore.com

Tersedia :
Buku-buku keIslaman
Gadgets / Smartphone / Tablet
Perlengkapan Muslimah
Jam Tangan
Aksesoris / Electronic
Thibbun Nabawi
Jasa Kue Kotak

Harga bersahabat dan Melayani dengan sistem "Ukhuwah Islamiyah"

Artikel Buletin: Mengambil Hikmah dari Peristiwa Hijrah


Tidak terasa kita sudah memasuki akhir tahun 1435 H. Satu tahun telah berlalu dan kini mari kita sambut tahun baru 1436 H dengan semangat baru. Semangat untuk memperbarui diri ke arah yang lebih baik lagi. Menjadikan pencapaian tahun lalu sebagai langkah untuk menyusun target-target luar biasa untuk tahun selanjutnya.
Jika berbicara tentang pergantian tahun hijriah, maka tidak lepas kaitannya dengan peristiwa hijrahnya Rasulullah Saw. dan para shahabat beliau dari kota Makkah ke Madinah. Sebuah peristiwa yang tak pernah luntur dari catatan sejarah. Peristiwa besar yang mengantarkan Islam kepada kejayaan yang gemilang. Perjalanan yang hanya mampu ditempuh oleh orang-orang yang beriman dan bertaqwa kepada Allah Swt.
 Alasan Rasulullah saw. dan umatnya hijrah dari Makkah ke Madinah tak lain adalah perintah langsung dari Allah Swt., bukan karena takut kepada kaum kafir Quraisy yang menyiksa sedemikian rupa terhadap umat Islam yang pada saat itu banyak dari kalangan budak.

وَمَنْ يُهَاجِرْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يَجِدْ فِي الأرْضِ مُرَاغَمًا كَثِيرًا وَسَعَةً وَمَنْ يَخْرُجْ مِنْ بَيْتِهِ مُهَاجِرًا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ يُدْرِكْهُ الْمَوْتُ فَقَدْ وَقَعَ أَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
“Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezki yang banyak. Barangsiapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh telah tetap pahalanya di sisi Allah. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
[An Nisaa' (4): 100]

Hijrah merupakan hal yang sangat berat untuk dilakukan. Hanya orang-orang yang memiliki keimanan luar biasa saja yang mampu melakukannya. Meninggalkan segala kenyamanan hidup, merelakan harta, rumah, kampung halaman, keluarga bahkan rela menjadikan nyawa sebagai taruhan demi menyelamatkan aqidahnya.
Peristiwa hijrah merupakan peristiwa yang takkan pernah lekang oleh waktu dan senantiasa terpatri di dalam hati serta ingatan orang-orang yang beriman. Kata hijrah bisa ditinjau dari dua sisi yaitu secara makaniyah dan maknawiyah. Secara makaniyah hijrah berarti berpindah tempat, yaitu yang dilakukan oleh Rasulullah Saw. dan para Shahabat beliau dari kota Makkah ke Madinah. Kemudian kita diperintahkan untuk hijrah secara maknawiyah, yaitu adanya perubahan di dalam hidup, dari yang buruk menjadi baik, dari baik menjadi yang lebih baik. Sebagai seorang Muslim tentu standar yang digunakan untuk menentukan baik dan buruk itu tidak lain dan tidak bukan adalah Al-Qur’an dan Hadits, bukan pendapat kebanyakan orang dan hawa nafsu manusia. Saat ini banyak diantara kita yang menggunakan hawa nafsunya sebagai standar untuk menentukan baik atau buruk. Ketika kebanyakan pendapat manusia mengatakan suatu hal itu baik, maka ia akan beranggapan itu baik, padahal belum tentu baik menurut Allah. Begitu pula sebaliknya, ketika kebanyakan manusia mengatakan suatu hal itu buruk, maka ia akan beranggapan buruk, padahal belum tentu buruk bagi Allah.
Dalam melakukan perubahan diri dari yang buruk menjadi baik itu tentu tidaklah mudah. Sehingga dibutuhkan niat yang tulus dan usaha yang keras untuk merubah diri. Maka dari itu, untuk mempermudah perubahan ke arah yang lebih baik, kita dapat melakukan aktivitas yang senantiasa dilakukan oleh Rasulullah dan para Shahabat  yaitu muhasabah diri.
Muhasabah berasal dari akar kata hasiba-yahsab-hisab, yang secara bahasa artinya melakukan perhitungan dan secara istilah muhasabah adalah sebuah upaya evaluasi diri terhadap kebaikan dan keburukan dalam semua aspeknya. Adapun secara sederhana, muhasabah dapat diartikan sebagai introspeksi diri, yaitu seseorang bertanya kepada dirinya sendiri tentang perbuatan apa yang dia lakukan agar jiwa menjadi tenang, dan menimbang apakah perbuatan yang dilakukan dalam kehidupannya sesuai dengan perintah-perintah Allah Swt.
Sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasulullah dan para Shahabat beliau. Mereka tidak pernah mentup malam harinya kecuali dengan melakukan muhasabah. Padahal, mereka adalah orang yang ahli ibadah, dan aktif melakukan kebaikan serta perbaikan. Meskipun demikian, mereka tetap merasa takut kepada Allah dan selalu melakukan muhasabah diri sebagai bentuk ketaatan mereka kepada Allah. Muhasabah telah menjadi gaya hidup bagi orang-orang beriman. Bagi mereka tidak ada yang lebih penting selain menyucikan diri mereka demi mendapatkan ridha Ilahi. Sebab pada dasarnya muhasabah ini merupakan salah satu perintah Allah Swt.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat) dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
(QS Al Hasyr [59]: 18)

Tahun 1435 H akan segera berakhir, maka jadikanlah momen akhir tahun ini sebagai salah satu waktu bagi kita untuk melakukan muhasabah diri. Karena pastilah sebagai manusia yang sangat jauh dari kata sempurna ini, kita senantiasa melakukan kesalahan dan kekhilafan sehingga kita mengumpulkan benih-benih dosa yang nantinya akan Allah mintai pertanggung jawaban di akhirat kelak. Sudah selayaknyalah kita menghisab diri kita sendiri sebelum dihisab oleh Allah Swt. Sebagaimana Rasulullah Saw. bersabda:

Diriwayatkan dari Umar bin Khatab ra beliau berkata, ‘hisablah (evaluasilah) diri kalian sebelum kalian dihisab, dan berhiaslah (bersiaplah) kaliau untuk hari aradh akbar (yaumul hisab). Dan bahwasanya hisab itu akan menjadi ringan pada hari kiamat bagi orang yang menghisab dirinya di dunia.” 
[HR.Tirmidzi]

Maka dari itu penting bagi kita untuk memuhasabah diri kita. Apakah kehidupan kita banyak diisi dengan beribadah atau bermaksiat kepada Allah? Apakah kita banyak mematuhi perintah Allah ataukah banyak melanggar  aturan Allah? Maka, dengan semangat hijrah ini mari kita perbaharui niat, kobarkan semangat untuk mencapai peningkatan kualitas diri yang terbaik di waktu mendatang.(Tim Redaksi Buletin FSRMM)

FSRMM Riau Gelar Silaturrahim Bersama KAPOLDA Riau

Ahad (5/10)—Pagi ini rona kebahagiaan terpancar dari wajah seluruh umat Islam di Indonesia yang merayakan Hari Raya Idul Adha 1435 H pada hari yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia. Dengan berjalan kaki maupun berkendara secara beriringan menuju lapangan ataupun masjid tempat dilaksanakannya salat sunnah Idul Adha menjadi pemandangan yang sangat meneduhkan mata bagi siapapun yang melihatnya. Inilah momen yang tepat bagi sebagian besar umat Islam untuk berkumpul bersama dalam rangka saling berkenalan, mempererat silaturrahim, dan menambah kasih-sayang di dalam persaudaraan. Usai melaksanakan salat sunnah Idul Adha dan mendengarkan khutbah, masyarakat Indonesia biasa menyaksikan prosesi penyembelihan hewan qurban di lapangan terdekat.
Seperti umat Islam di Indonesia lainnya, pada tahun ini Brigjen(Pol) Dolly Bambang Hermawan menyerahkan hewan qurbannya kepada panitia qurban Idul Adha 1435 H untuk disembelih di Masjid Muthmainnah POLDA Riau, Jalan Kartini belakang Rumah Sakit Bhayangkara. Hal ini dikarenakan keinginan beliau kepada masyarakat, terutama generasi muda, untuk meramaikan masjid ini dengan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial.
Setelah itu, KAPOLDA Riau Brigjen(Pol) Dolly Bambang Hermawan menyempatkan diri untuk berkunjung ke kantor FSRMM Riau yang berada di lingkungan Masjid Muthmainnah POLDA Riau dalam rangka saling berkenalan dan bersilaturrahim, hal yang telah didahului oleh KAPOLDA Riau sebelumnya, Brigjen(Pol) Condro Kirono. Beliau memberikan apresiasi kepada para pemuda di FSRMM sebagai generasi muda yang aktif memakmurkan masjid dengan berbagai kegiatan positif yang mampu membentuk kerakter pemuda sesuai dengan harapan agama dan negara. Dengan adanya kunjungan silaturrahim ini, diharapkan ke depannya KAPOLDA Riau Brigjen(Pol) Dolly Bambang Hermawan dapat menjadi pionir dalam mendukung kegiatan dakwah FSRMM ini. Aamiin yaa Rabbal ‘aalamiin.
Usai kunjungan silaturrahim tersebut, pemuda FSRMM dan KAPOLDA Riau berfoto bersama di kantor FSRMM Riau guna menambah catatan kenangan dalam perjalanan dakwah ini. (red: fsrmm.com)

KAPOLDA Riau bersama Wakil Pembina FSRMM (kanan) sedang berjalan menuju tempat penyembelihan hewan qurban

KAPOLDA Riau sedang melihat prosesi penyembelihan hewan qurbannya

Hewan qurban milik KAPOLDA Riau sedang disembelih di Masjid Muthmainnah POLDA Riau

KAPOLDA Riau bersama Mubaligh FSRMM sedang berjalan menuju kantor FSRMM Riau

Silaturrahim KAPOLDA Riau bersama pemuda FSRMM

KAPOLDA Riau sedang diwawancarai oleh reporter radio IKMI dan disiarkan secara langsung di 90.8 IKMI FM

Foto bersama KAPOLDA Riau bersama pelindung dan pemuda FSRMM Riau

MUBALIGHAH FSRMM BERAKSI DI TENGAH PELAJAR SMP

Mengajak remaja kini dengan gejolak muda yang membara untuk kembali kepada Al-Qur-an, tentu tidak semudah mengedipkan mata ataupun membalikkan telapak tangan. Dibutuhkan keimanan dan tekad yang kuat dari dalam jiwa para da’i untuk menyerukan kebajikan di tengah masyarakat disertai dengan kepiawaian dalam menyampaikan pesan agar nasihat yang disampaikan mudah dicerna oleh akal pikiran dan berdampak pada perubahan sikap ke arah yang lebih baik.
Jumat, 3 Oktober 2014 atau bertepatan dengan 8 Dzulhijjah 1435 H, FSRMM Riau menampilkan sosok da’iyah ke tengah para pelajar SMP Negeri 22 Pekanbaru dalam kegiatan mingguan Iman dan Taqwa di sekolah tersebut. Dengan menyampaikan “Mengambil Hikmah dari Sirah Nabi Ibrahim AS. dan Keluarganya”, Ustadzah Elsa Lestari FSRMM menggambarkan betapa kokohnya keimanan yang dimiliki oleh Nabi Ibrahim As. tatkala Allah Swt. memerintahkan untuk menyembelih Nabi Ismail As., sang buah hati yang telah lama dinanti-nantikan, melalui mimpi Nabi Allah tersebut. Sikap Nabi Ibrahim As. ketika itu tidaklah serta merta menolak perintah Allah tersebut, namun beliau menyegerakan perintah tersebut atas keimanan dan kecintaannya kepada-Nya. Bukan berarti beliau tidak mencintai Nabi Ismail As. Ini semua beliau dengan kewarasan dan keyakinan akan janji Allaah yang akan memberikan surga bagi hamba-hamba-Nya yang senantiasa bersabar dalam beribadah kepada Allaah. Maka sebelum melaksanakan perintah tersebut, ia memberitahukan perintah tersebut terlebih dahulu kepada anaknya. Jawaban mulia terlontar melalui lisan Nabi Ismail As. yang masih muda,

يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِين َ
  “Ya ayahku, jika memang perintah itu datang dari Allah, maka laksanakanlah. Insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.
[QS. Ash-Shaffat (37) : 102]

Masya Allah. Inilah jawaban cinta atas keimanannya kepada Allah dan kecintaannya kepada bapaknya karena Allaah, yakni kepada Nabi Ibrahim As.
Keimanan yang dimiliki oleh Nabi Ibrahim As. dan Nabi Ismail As. ini tentu tidak dimiliki secara tiba-tiba saja. Al-Qur-an mengabadikan usaha yang luar biasa yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim As. untuk mencari-tahu “Siapa Tuhan semesta alam” di usia mudanya. Tidak hanya itu, di usia muda itu pula ia seorang diri menentang ayah dan masyarakat di sekitarnya yang telah menyekutukan Allah Swt. dengan berhala-hala yang mereka buat sendiri. Keimanan inilah yang akhirnya ia ajarkan kepada keluarganya, kepada Nabi Ismail As. sejak usia dini hingga ia tumbuh atas ketaqwaannya kepada Allah Swt.
Alhamdulillah minat seluruh perhatian para pelajar tersebut untuk mendengarkannya sangat tinggi. Kegiatan ini tidak hanya berlangsung pada hari ini saja, akan tetapi in syaa Allaah akan menjadi kegiatan bulanan di lokasi yang sama. Semoga melalui kegiatan ini, FSRMM Riau dapat mengepakkan sayap lebih lebar dalam berdakwah kepada remaja. Aamiin ya Rabbal ‘aalamiin. (red: fsrmm.com)

Antusiasme dewan guru dan pelajar SMPN 22 dalam menyimak ceramah oleh Mubalighah FSRMM Riau

Aksi Mubalighah FSRMM Riau dalam berceramah di depan pelajar SMPN 22 Pekanbaru

Ramainya pelajar SMPN 22 Pekanbaru memenuhi lapangan sekolah

Salah seorang pelajar SMPN 22 Pekanbaru tampil ke depan untuk menjawab Quis yang diberikan

TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified